Oleh: bpt situbondo | 12 Oktober 2008

Kapas (Gossypium spp)


Syarat Tumbuh

Kapas tidak dapat tumbuh atau produktif bila ditanam pada sembarang tempat tampa memperhatikan faktor sebagaimana berikut ;

1. Iklim

Pada musim-musim tertentu tanaman kapas sangat tidak menyukai keadaan yang terlalu basah atau terlalu kering. Selama pertumbuhan vegetatif memerlukan hujan sedikit. Lebih baik jika hujan itu terjadi pada malam hari dan pada siang hari mendapat sinar matahari sepenuhnya. Pada waktu buah masak (merekah), perlu keadaan lebih kering. Perubahan dari musim kering mendadak ke hujan lebat dapat menyebabkan rebahnya pohon. Kapas yang umurnya kurang dari 1 (satu) tahun menghendaki curah hujan rata-rata 1500-1800 mm/tahun.

Sebaiknya tanaman kapas ditanam di tanah datar, dan cocok pada ketinggian 10-150 mdpl. Selama masa pertumbuhan hendaknya suhunya sama. Pada suhu dibawah 15oC tumbuhnya lambat. Pertumbuhan yang optimal menghendaki suhu rata – rata 25 – 28oC dengan kelembaban 70%

Penyinaran matahari juga merupakan aspek penting untuk pertumbuhan/perkembangan tanaman kapas, dari tanaman muda hingga berbunga penuh. Kurangnya penyinaran sinar matahari akan memperlambat masaknya buah dan tuanya buah tidak serempak. Pada musim yang tepat dimana sinar matahari memenuhi syarat tumbuh kapas, kemasakan buah bisa mencapai 70-90%. Kekeringan tanah dengan angin yang sedang, agak merugikan tanaman kapas. Tetapi angin yang membawa uap air, bagus untuk pertumbuhan kapas.

2. Tanah

Kapas dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah,asalkan tanah tersebut mempunyai kemampuan untuk mengikat air terutama pada saat berbunga dan berbuah. Pada tanah yang tidak cukup baik dalam mengikat air dapat diatasi dengan pengairan atau mempercepat waktu tanam.

Kapas dapat tumbuh dengan cukup baik pada tanah pasir berstruktur remah,cukup mengandung humus dan mampu mengikat air, pada tanah lempung yang berstruktur liat dan banyak mengandung humus serta pada tanah – tanah endapan yang cepat mengering. Pada tanah yang terlalu banyak mengandung bahan organis, pertumbuhan menjadi subur dan rimbun, akhirnya umur akan semakin panjang dan buah kurang. Kapas memiliki perakaran yang cukup dalam, maka tidak dapat ditanam pada lapisan cadas yang dangkal. Karena jika hujan bisa membusukkan akar, oleh karena itu kapas harus ditanam pada tanah dengan drainase yang baik

PENGOLAHAN TANAH

Tujuannya adalah merubah susunan tanahsedemikian rupa sehingga tekstur dan strukturnya memungkinkan peredaran uada dan air di dalamnya. Persiapan pengolahan tanah meliputi ; membersihkan tanaman liar dan sisa dari tanaman terdahulu, pengaturan drainase serta menghancurkan dan meratakan bongkahan tanah. Pengolahan tanah yang optimal akan berbeda menurut keadaan tanah dan daerahnya.

PENANAMAN

Supaya pertumbuhan kapas dapat tumbuh dengan baik perlu diperhatikan faktor – faktor seperti waktu tanam, kualitas benih, cara dan jarak tanam. Waktu yang terbaik untuk tanaman kapas akan berbeda menurut keadaan daerah dan iklimnya, oleh karena itu perlu diperhatikan iklim setempat terutama curah hujan. Benih yang hendak ditanam sebaiknya berasal dari buah yang betul – betul masak dan telah mengalami masa dorman 2 – 3 bulan. Biji dipilih yang baik dan besarnya seragam dan daya kecambahnya di atas 80 – 90 %. Banyaknya biji yang ditanam, tergantung pada type biji dan persentase daya tumbuh. Sebagai pedoman, tiap Ha membutuhkan sekitar 17 – 28 kg jika penyimpanan baik, bebas hama dan penyekit.

Penanaman benih ada 2 macam, yaitu ;

1. Disebarkan, penanaman ini banyak dilakukan pada bidang tanah-tanah datar yaitu setelah selesai pengolahan lahan dan penggaruan terakhir. Biji ditebarkan merata pada petak – petak tanah. Cara ini bisa diterapkan pada daerah – daerah yang kekurangan tenaga kerja dan mempercepat penanaman. Kerugiannya adalah biji tidak dapat dihemat, jarak tanam tidak teratur, mempersulit pemeliharaan serta pertumbuhan biji tidak sama. Oleh karena itu cara penanaman seperti ini hanya dilakukan dalam keadaan terpaksa.

2. Ditugalkan, biji kapas ditanam pada jalur – jalur/barisan dan bedengan. Sebelum penanaman jarak tanam sudah diperhitungkan. Untuk memperoleh produksi yang optimal, maka pengaturan jarak tanam harus tepat. Pertumbuhan dahan vegetatif harus ditekan dan memperbanyak dahan generatif, hal ini bisa dilakukan dengan merapatkan jarak tanam atau waktu penjarangan ditunda sampai umur 3 – 4 minggu.

Pemupukan

Tanaman kapas dapat ditanam pada berbagai jenis tanah, tetapi harus diperhatikan bahwa tanah tersebut cukup mengandung unsur hara. Dengan alasan itu, tanah – tanah marginal yang luas dengan

iklim yang menguntungkan masih dapat diusahakan pertanaman kapas dengan menambah unsur hara tanaman dengan cara pemupukan. Kapas yang dipupuk dengan baik akan lebih tahan terhadap hama dan penyakit.

Sebagai pedoman, pemakaian pupuk dasar tiap Ha adalah ;

ZA = 200 – 400 kg

SP = 350 – 500 kg

KCl = 100 – 150 kg

PEMELIHARAAN TANAMAN

Untuk memperoleh pertumbuhan yang baik dan hasil yang memuaskan, pekerjaan yang harus dijalankan adalah ;

1. Penyulaman

2, Penyiangan

3. Penjarangan

4. Pendangiran/pembumbunan

5. Pengairan

6. Pengendalian Hama dan Penyakit

KAPASITAS PRODUKSI DAN PANENAN

Tanaman akan menghasilkan secara optimal tergantung pada kesuburan tanah, iklim dan cara pemeliharaannya. Harus diperhitungkan juga jumlah tanaman per Ha dan berapa persen yang hidup/tumbuh. Misalnya 1 Ha tanaman dengan jarak tanam 80 x 25 cm berarti 1 Ha ada 50.000 batang tanaman. Tetapi umumnya tidak akan tumbuh 100 persen karena keadaan iklim yang tidak menguntungkan, daya kecambah atau gangguan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman). Oleh karena itu perlu dilakukan koreksi 25 %. Jika tiap batang rata – rata menghasilkan 5 buah (@ 5 gram), maka produksi tiap Ha akan menghasilkan 50.000 x 5 x 5 gr dikurangi 25% = 935 kg buah berbiji/Ha. Dari jumlah tersebut umumnya, umumnya menghasilkan biji 2/3 bagian dan serabut kapas 1/3 bagian atau kurang lebih menghasilkan biji 620 – 625 kg dan kapas kurang lebih 310 – 315 kg.

Kapasitas produksi akan tergantung pada keadaan alam, jenis dan intensifikasi tanaman.

Pemanenan

Buah dikatakan sudah masak, apabila kulitnya berwarna coklat tua. Daun kelopak tambahan sudah mengering atau buahnya jika dipegang sudah rapuh dan sebagian buah sudah merekah sekurang – kurangnya 25%. Pemanenan buah yang belum masak menyebabkan serat buah mudah kotor dan kualitas serat menjadi rendah.

Pemanenan tidak dilakukan sekaligus, pemungutan hasil yang pertama sampai terakhir memakan waktu 1 – 2,5 bulan. Pemungutan dilakukan 1 – 2 buah tiap pohon dengat jarak pungut antara 5 -7 hari. Hal ini tergantung banyaknya buah, umur, varietas dan jarak tanam yang digunakan.

kapas yang sudah dipanen kemudian dijemur sampai kering, sampai beratnya tetap, Kapas berbiji disimpan selama 3 – 4 minggu setelah panen, kemudian dipisahkan antara biji san serat kapas. Selanjutnya adalah penentuan kualitas atau mutu, faktor yang penting dalam menentukan kualitas adalah warna, kehalusan dan panjang. Biasanya bagian – bagian yang pendek dipakai untuk kasur atau bantal. Biji yang tidak bisa digunakan untuk bibit dapat diproses untuk menghasilkan minyak. Biji minyak dapat menghasilkan minyak sekitar 18 – 22% dan bungkil/ampas sekitar 80%. Bungkil tersebut mengandung 25% protein, 6,5% lemak dan 25 – 30% unsur lain.


Responses

  1. Ass. Bpk/Ibk untuk pemesanan bibit kapas kinesia, dimana ya Bpk/Ibk? Terima kasih

    • Untuk bibit kapas biasanya kami mendapatkannya dari Balittas (Balai Penelitian Tanaman Serat dan Tembakau) yang berpusat di Karangploso – Malang, Jawa Timur

      • Pak aq minta alamt yg biyasanya budi daya pohon kapas…bisa hbungi no saya 085655398679.lagi butuh buat obat.

  2. Selamat siang Bapak..
    Saya Nofri Zayani, mahasiswa Pascasarjana IPB..saya sedang meneliti terkait kandungan biji kapas..
    Kalau untuk mendapatkan biji kapas, siapa yang bisa saya hubungi Bapak?
    Bolehkan saya meminta contact orang-orang yang bisa dihubungi untuk pemesanan bijinya?
    Mohon informasinya Pak..terima kasih.

  3. selamat malam Bapak
    Saya Shevi Dwi Ardhiani, mahasiswi Universitas Jember saya ingin melakukan penelitian kepada petani kapas di Situbondo. saya ingin menanyakan apakah lahan tanaman kapas masih tersedia hingga saat ini? dan daerah mana lahan tersebut ada pak?
    mohon informasinya, terimakasih pak.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: