Oleh: bpt situbondo | 21 Mei 2008

Kebun Mente (Cashew Nut Plantation, I)


Pada awalnya, pertanaman jambu mente di belakang komplek kantor Brigade Proteksi Tanaman (BPT) Situbondo diperuntukkan bagi perbanyakan entress dan atau bahan perbanyakan bibit jambu mente. Lahan kebun seluas ± 1 Ha kemudian ditanami 3 (tiga) kultivar jambu mente yang merupakan bibit introduksi dari Srilanka.

Pada saat ini pada lahan kebun seluas ± 1 Ha tersebut, populasi tanaman mente sekitar 58 tanaman dengan jarak tanam rata – rata 4 X 5 m dengan tinggi tanaman berkisar 3 – 10 m.

DESKRIPSI UMUM

Kebun mente yang berada di Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo berada pada ketinggian 4 – 7 m di atas permukaan laut (m dpl). Curah hujan rata – rata 818 mm per tahun, dengan jenis tanah Latosol.

Idealnya produksi rata – rata biji mente pada tanaman yang berusia 2 – 3 tahun berkisar 856 buah atau ± 3 kg. hasil rata – rata tersebut akan naik dengan cepat pada musim panen berikutnya. Hasil paling mencolok adalah pada tahun ke 16 dan seterusnya , yaitu bisa mencapai 1.700 kg (Anonim, 1987).

Adalah faktor ekologis dan cara pemeliharaan yang sangat mempengaruhi produksi buah. Produksi buah dapat sangat menurun akibat keadaan udara yang kering pada musim berbunga. Demikian pula hujan yang sangat lebat pada saat berbunga dapat menurunkan produksi, karena gagalnya penyerbukan dan membusuknya bunga. Hujan yang terlalu lebat pada masa panen dapat merusak jambu dan buah gelondongnya, serta mengakibatkan kualitas hasil rendah.

Ada 3 (tiga) kultivar mente introduksi yang ditanam di kebun mente ini. Kultivar tersebut adalah kultivar mente dengan buah semu berwarna kuning, biji berukuran sedang-besar, tahan terhadap serangan hama penyakit, produktivitas sedang serta ukuran fisik pohon besar (Gambar 4). Kultivar mente dengan buah semu berwarna jingga kemerahan, biji berukuran sedang – besar, produktivitas sedang – tinggi, rentan terhadap serangan hama penyakit serta ukuran fisik pohon besar (Gambar 5). Kemudian kultivar mente dengan buah semu berwarna merah, ukuran biji kecil, produktivitas tinggi, tahan terhadap serangan hama penyakit serta ukuran fisik pohon lebih kecil dibandingkan dengan ketiga kultivar tadi (Gambar 6).

Gambar 4.

Gambar 5

Gambar 6

Potensi Hasil

Dengan sistem Budidaya dan cara Pemeliharaan yang baik, jambu mente dapat menghasilkan atau menguntungkan secara ekonomis. Jambu mente mulai dapat menghasilkan biji gelondong pada tahun ke 2 – 3 sejak tanam berkisar ± 3 kg. Hasil rata – rata tersebut akan naik dengan cepat pada musim panen berikutnya. Hasil paling mencolok adalah pada tahun ke 16 dan seterusnya, yaitu bisa mencapai 1.700 kg.

Biji Mente (kiri-kanan ; kulitivar berwarna kuning ,

kultivar berwarna merah-jingga, kultivar berwarna merah )


Responses

  1. saya asli anak situbondo yang merantau ke ibu kota, apakah ada informasi lebih lanjut tentang komoditas unggulan dari Kab Situbondo yang bia dipasarkan.

  2. utk komoditi perkebunan yg sdh cukup punya nama adl kopi dan tembakau kayumas. Komoditi lainnya adl dari sektor perikanan (terutama hasil laut) spt udang dan rumput laut


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: